Archive for October, 2008

Apa sumpahmu?10.28.08

Hari ini, 80 tahun yang lalu para pemoeda dan pemoedi Indonesia (dulu hindia belanda) kumpul-kumpul dalam suatu acara kemduian dkenal dengan Konggres Pemuda II. Berikutnya hari itu kita peringati sebagai Hari Pemuda.

Konggres itu diikuti perwakilan-perwakilan dari organisasi-organisasi pemuda yang ada saat itu, diantaranya Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, PPI, dll. Juga hadir disana waktu itu beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai pengamat, yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie serta Kwee Thiam Hong sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond. Di Semarang beberapa pemuda keturunan Arab di Indonesia yg diprakarsai oleh AR Baswedan juga mengadakan kongres di Semarang dan mengumandangkan Sumpah pemuda keturunan arab.

Pada waktu itu, diperdengarkan lagu “Indonesia Raya” karya Wage Rudolf Supratman yang dimainkan dengan biola (dimainkan dengan biola saja atas saran Sugondo kepada Supratman) sebelum acara ditutup. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Konon itu adalah pertama kali lagu Indonesia Raya yang kemudian dijadikan lagu kenegaraan kita pertama kali diperdengarkan. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia.

Mari kita liat lagi sumpah yang diucapkan dari versi aslinya:

PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

Sekarang, 80 tahun setalah sumpah itu pertama diucap dan dikumandangkan, apa sumbangsih para pemuda buat negeri ini?

Lantas bagaimana dengan sumpahmu kawan?

Posted in Uncategorizedwith 6 Comments →

Lentera Jiwa10.20.08

Lama sudah kumencari apa yang hendak kulakukan
Segala titik kujelajahi tiada satupun kumengerti
Tersesatkah aku disamudra hidupkuKata-kata yang kubaca terkadang tak mudah kucerna
Bunga-bunga dan rerumputan bilakah kau tahu jawabnya
Inikah jalanku inikah takdirku

Reff:
Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati
Yang slalu membunyikan cinta
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani menjadi penunjuk jalanku
Lentera jiwaku

Pernahkan sodara-sodara mendengarkan lagu ini?
Ini adalah lagu terbaru dari Nugie. Yah Nugie yang lagu-lagunya cukup nyaman dikuping saya. Beberapa hitsnnya yang lalu seperti: Pelukis Malam, Burung Gereje, dll.

Sore ini saya dowload lagunya di www.lenterajiwa.com
Untuk mendapatkan lagu ini cukup download lagunya di nextxg
Setelah download file dalam bentuk file .dcf maka kita harus memindahkan ke handset kita (dalam hal ini saya memakai SE K700i). File ini belum bisa kita mainkan (play) karena masih terkunci. Apabila kita open file tersebut maka kita akan dipandu menuju browser HP dan ada instruksi untuk beli (Rp. 5.000,- + PPN). Untuk hal ini harus kita pastikan setingan GPRS di handset telah diaktifkan Setelah kita klik tombol beli maka file .dcf kita akan terbuka dan Nugie pun mulai bernyanyi di handset kita. (Logo kunci dicoret sudah berubah menjadi kunci aja). Namun apabila file itu kita pindahkan ke Komputer atau HP lain, maka file tersebut akan tetap terkunci dan perlu membeli lisensi untuk membuka kuncinya.

Sekalipun file versi mp3 sudah beredar luas di internet dan dapat kita download, mari kita membeli lisensinya (lagu ini) melalui HP kita. Mari belajar menghargai karya orang lain.

Posted in Musicwith 2 Comments →

Atha udah 2 tahun10.20.08

Hari ini Atha genap 2 tahun.
Rasanya masih terngiang saat kamu lahir 20 Oktober 2 tahun yang lalu. Masih teringat saat engkau menangis pertama kali, saat mengumandangkan adzan di telingga kananmu dan mengumandangkan iqomah di telingga kerimu.
Bahkan, waktu lahirnya dulu Jauhari pernah nulis begini

Sekarang, lihat senyum Atha.

DSC_2434

Teruslah tersenyum yah sayang…
Taklukkanlah dunia
Semoga papa dan mama dapat selalu menemanimu tumbuh menggapai citamu.
dan teruslah berlari, mengejar mimpi-mimpimu…

Ingat pesan NIDJI di OST Laskar Pelangi:

Mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
Berlarilah tanpa lelah
sampai engkau meraihnya

Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia selamanya

DSC_2376

Selamat Ulang tahun yah sayang…

Selamat Ulang tahun juga yang berulang tahun di bulan Oktober ini.

Posted in Familywith 3 Comments →

Idul Fitri di Kampung Halaman10.02.08

Kemaren, 1 Oktober 2008, bertepatan juga dengan 1 Syawal 1429 H, saya merayakan Idul Fitri bersama keluarga Ponjong. Orang Indonesia sering mnyebutnya dengan LEBARAN. Seingat saya, terakhir kali saya merayakan Idul Fitri dengan Sholat Ied di Ponjong pada tahun 2004. Tahun 2005, 2006 dan 2007 saya merayakan Idul Fitri bersama keluarga di Wonosari.

Sholat Ied tahun ini terasa lengkap, karena Saya, Atha dan Mamanya Atha bisa sholat bersama di Lapangan Ponjong bersama dengan ribuan jamaah sholat Ied lainnya di Kecamatan Ponjong. Sholat Idul Fitri tahun ini adalah pengalaman kedua agi Atha. Tahun lalu Atha “ikut” menemani sholat di Alun-Alun Wonosari. Meski cuman terbaring di samping mamanya. Untuk tahun inipun Atha belum bisa Sholat secara sempurnya, paling ikutan takbir awal sholat, menirukan ruku’ atau sujud. Selebihnya Atha sibuk dengan main tanah dan balon mainnanya. Bahkan ketika balon mainannya meletus Atha pun menangis, seolah-olah ikut-ikutan teman-teman sebayanya yang menagis memanggil mama, ibu, emak dan uminya.

Ketupat, Kupat Tahu dan Opor Ayam

Usai sholat Ied di Lapangan, di rumah sudah menunggu menu utama idul Fitri keluarga; ada kupat tahu dan kupat opor. Enak tenan pokoe. Alhasil, kupat tahu dan opor bikinan ibu laris manis.

Silaturahmi

Usai santap ketupat. dilanjutkan acara halal-bihalal dan Silaturhami. Mulai dari keluarga terdekat, tertangga, tempat eyang, mbah buyut, pak lik dll. Untuk acara silaturahmi ini masih ada seri-seri berikutnya.  Ada trah Parto Taruno dengan jadwal tetap malam lebaran ketiga, trus ada Trah Bani Mursid dan Bani Syahidi  di hari ketiga.

Selamat Idul Fitri, Maaf atas segala kekhilafan.

Saudara, bagaimana dengan lebaranmu?

Posted in Familywith 4 Comments →

  • You Avatar
    Saya, Rahmad Budi Sulistia, wong Ponjong, Gunungkidul, salah satu bagian Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekarang ini tinggal di Palembang, sesekali pulang ke Wonosari. Selamat datang, Live is beautiful, isn't it?

  • Last Photos

    • Diatas Kapal ferry
    • Angin laut
    • Duren Mantap
    • Duren Mantap
    • Menjajakan Duren

Add to Technorati Favorites