<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
		xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Sulistia Blogs</title>
	<atom:link href="http://www.sulistia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sulistia.com</link>
	<description>Rahmad Budi Sulistia &#124; Life is beautiful</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Aug 2011 15:01:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<copyright>2006-2007 </copyright>
	<managingEditor>sulistia@mac.web.id (Sulistia Blogs)</managingEditor>
	<webMaster>sulistia@mac.web.id (Sulistia Blogs)</webMaster>
	<image>
		<url>http://www.sulistia.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
		<title>Sulistia Blogs</title>
		<link>http://www.sulistia.com</link>
		<width>144</width>
		<height>144</height>
	</image>
	<itunes:subtitle></itunes:subtitle>
	<itunes:summary>Rahmad Budi Sulistia Daily Life</itunes:summary>
	<itunes:keywords></itunes:keywords>
	<itunes:category text="Society &#38; Culture" />
	<itunes:author>Sulistia Blogs</itunes:author>
	<itunes:owner>
		<itunes:name>Sulistia Blogs</itunes:name>
		<itunes:email>sulistia@mac.web.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	<itunes:block>no</itunes:block>
	<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
	<itunes:image href="http://www.sulistia.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<item>
		<title>Ramadhan Datang</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2011/08/02/ramadhan-datang/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2011/08/02/ramadhan-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 15:01:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/2011/08/02/ramadhan-datang/</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan datang alam pun riang menyambut bulan yang berkah umat berdendang kumandang azan pertanda hati yang senang hoo&#8230; hati yang gembira hoo&#8230; penuh suka cita Sebulan kita kan berpuasa melawan lapar dahaga kalahkan nafsu rayuan syetan menjadi insan yang taqwa &#8230; <a href="http://www.sulistia.com/2011/08/02/ramadhan-datang/"><em>Continue&#160;reading&#160;<span class="meta-nav">&#8594;</span></em></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><br />
Ramadhan datang alam pun riang<br />
menyambut bulan yang berkah<br />
umat berdendang kumandang azan<br />
pertanda hati yang senang<br />
hoo&#8230;<br />
hati yang gembira<br />
hoo&#8230;<br />
penuh suka cita</p>
<p>Sebulan kita kan berpuasa<br />
melawan lapar dahaga<br />
kalahkan nafsu rayuan syetan<br />
menjadi insan yang taqwa<br />
hoo&#8230;<br />
hati yang gembira<br />
hoo&#8230;<br />
penuh suka cita</p>
<p>Tarawih dan tadarus<br />
bersujud di tengah malam<br />
berzikir dan berdoa<br />
menyebut asmaMu ALLAH<br />
dan tak lupa berzakat<br />
sempurnakan kewajiban<br />
mensucikan jiwa<br />
sebagai insan yang fitri</p>
<p>Tarawih dan tadarus<br />
bersujud di tengah malam<br />
berzikir dan berdoa<br />
menyebut asmaMu ALLAH<br />
dan tak lupa berzakat<br />
sempurnakan kewajiban<br />
mensucikan jiwa<br />
sebagai makhluk ALLAH</em></p>
<p>Diatas adalah lirik lagi Ramadhan Datang yang dibawakan penyanyi Jazz Tompi dalam Kompilasi Lagu Rohani. Lirik lagu Tompi cukup pas untuk menggambarkan suasana Ramadhan. </p>
<p>Hari ini kita telah melalui hari kedua Ramadhan 1423 H. Tahun ini saya diberikan kesempatan merasakan suasana di Ramadhan di Kota Medan. Tiga tahun sebelumnya saya lalui Ramadhan di Kota Pempek Palembang. Dari pandangan sekilas dalam dua hari ini, nampaknya susasana Ramdhan lebih terasa di Medan. Terutama untuk waktu-waktu menjelang berbuka. Di Sepanjang Jalan Setia Budi, Dokter Mansyur hingga Ring Road banyak sekali yang menjajakan aneka penganan dan jajanan untuk berbuka. Bahkan di Jalan depan Komplek Masjid Raya Al Maksum digelar tenda-tenda khusus untuk menyemarakkan Ramadhan. </p>
<p>Semoga Ramadhan ini membawa berkah dan membawa kebaikan untuk kita semua. Aamiin.</p>
<p>Semoga    </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2011/08/02/ramadhan-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://www.sulistia.com/2011/05/20/41/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2011/05/20/41/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 07:39:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/2011/05/20/41/</guid>
		<description><![CDATA[\n\nNew Family]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.sulistia.com/wp-content/uploads/2011/05/20110520-023759.jpg"><img src="http://www.sulistia.com/wp-content/uploads/2011/05/20110520-023759.jpg" alt="20110520-023759.jpg" class="alignnone size-full" /></a>\n\nNew Family</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2011/05/20/41/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mudik</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2009/09/16/mudik-2/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2009/09/16/mudik-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 22:51:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Dalam sepekan ini nampak jamaah tarawih di masjid, mushola, langgar dan surau serasa makin sepi. Keramaian nampaknya berpindah ke mall dan pusat perbelanjaan. Dikantor pun demikian. Suasan kerja dipenuhi aura lebaran. Mulai pemberian THR hingga &#8230; <a href="http://www.sulistia.com/2009/09/16/mudik-2/"><em>Continue&#160;reading&#160;<span class="meta-nav">&#8594;</span></em></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Dalam sepekan ini nampak jamaah tarawih di masjid, mushola, langgar dan surau serasa makin sepi. Keramaian nampaknya berpindah ke mall dan pusat perbelanjaan.</p>
<p>Dikantor pun demikian. Suasan kerja dipenuhi aura lebaran. Mulai pemberian THR hingga pembagian bingkisan lebaran dari Koperasi dan dari manajeman. Semua ceria.  Suara-suara di speaker juga mendadak lebih religius. Jika sebelumnya yang mengalun Phill Collins, Queen, Rihanna atau MJ, tapi sekarang yang mengalun Gigi edisi Religi, Opick, Mas Emha dan Mbak Novia, Raihan, atau Hasbi Rabbi-nya Sami Yusuf.  Tidak di kantor, di kampung atau bahkan di &#8220;Fesbuk&#8221; yang dibahas adalah mudik. Dari oleh-oleh, kesibukan persiapan, oleh-oleh, cuti, kapan mudik, persiapan mudik, jalur alternatif hingga harga tiket.</p>
<p>Hari-hari menjelang lebaran kali ini sungguh luar biasa. Pekerjaan tiada habisnya. Semua berebut minta dilayani dan diselesaikan sebelum lebaran. Alhamdulillah beberapa bisa dikejar dan diselesaikan. Namun beberapa yang akhirnya belum terselesaikan nampaknya harus sabar menunggu hingga syawal nanti.</p>
<p>Ramadhan kali ini adalah ramadhan saya yang kedua di Bhumi Sriwijaya. Saya pun merancang perjalanan mudik ke kampung halaman. Tiket sudah jauh-jauh hari dibook. Tinggal menunggu hari pemberankatan esok hari. Menuntaskan rindu kepada keluarga, kerabat dan handai taulan. Ramadhan kali ini saya tidak banyak menyambangani pusat perbelanjaan dan pusat perniagaan. Urusan persiapan lebaran, baju buat anak-anak dan handai taulan sudah diurus istri.</p>
<p>Termasuk golongan manakah kita? Yang sedih akan ditinggal pergi Ramadhan atau yang bergembira karena akan datangnya Idul Fitri? Hanya diri kita sendiri yang bisa menjawab.</p>
<p>Selamat mempersiapkan lebaran dan selamat Mudik (bagi yang mudik). Bagaimana dengan Anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2009/09/16/mudik-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yaa Ramadhan</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2009/08/23/yaa-ramadhan/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2009/08/23/yaa-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 02:25:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini memasuki hari Kedua bulan Ramadhan 1410 H. Semenjak 3 hari menjelang Ramadhan aura ramadhan terasa di situs jejeraing sosial seperti Facebook, Twitter, Plurk dkk.  Status update dan pokok bahasan adalah seputar ramadhan. Mulai bermaaf-maafan, kirim ucapan, hingga membahas &#8230; <a href="http://www.sulistia.com/2009/08/23/yaa-ramadhan/"><em>Continue&#160;reading&#160;<span class="meta-nav">&#8594;</span></em></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini memasuki hari Kedua bulan Ramadhan 1410 H. Semenjak 3 hari menjelang Ramadhan aura ramadhan terasa di situs jejeraing sosial seperti Facebook, Twitter, Plurk dkk.  Status update dan pokok bahasan adalah seputar ramadhan. Mulai bermaaf-maafan, kirim ucapan, hingga membahas menu buka dan sahur.</p>
<p>Demikian juga acara televisi, tak ketinggalan iklan televisi. Berbicara soal iklan ramadhan, ada iklan yang sangat menarik menurutku, yaitu iklan ramadhan pelumas Pertamina. Disana ada syair yang sangat bagus. Mungkin ada rekan yang tahu syair siapakah ini:</p>
<blockquote><p>yaa ramadhan<br />
ketika lelah mendera<br />
berpaling kami menatap cahayamu<br />
semoga bekalku cukup<br />
untuk langkahi lagi getar-getar Mu</p>
<p>yaa ramadhan<br />
setetes ikhlas yang jatuh ketanah<br />
semoga menggoreskan bait-bait surga<br />
dan sudut-sudut jiwa yang halus<br />
melapang dalam  gemang</p>
<p>yaa ramadhan<br />
pulang&#8230;.  aku akan pulang<br />
genapi rindu sejati<br />
dan takkan kubiarkan berlalu<br />
tanpa ikhtiar dijalanmu</p></blockquote>
<p>Ya&#8230; ramadhan memang luar biasa. Ramadhan membuat semua terasa indah. Mario Teguh dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia (TVOne) tadi pagi mengulas tentang kualitas seseorang sebelum, saat dan pasca ramadhan.</p>
<p>Mario Teguh mengatakan bahwa sesungguhnya  Ramadhan adalah pembuktian kualiatas kita sebelum Ramadhan, dan pasca Ramadhan kualitas kita akan meningkat menjadi lebih baik.</p>
<p>Mari bersama reguk indah dan nikmatnya ramadhan, karena puasa adalah keindahan taqwa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2009/08/23/yaa-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>iPhone</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2009/06/03/iphone/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2009/06/03/iphone/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 10:50:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mac]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[gadget]]></category>
		<category><![CDATA[iPhone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/2009/06/03/iphone/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini adalah hari ketujuh iPhone di genggamanku. Keingginan itu akhirnya kesampaian juga, walaupun nyicil. \n\nGadget yg luar biasa. Rasanya saya butuh waktu cukup lama untuk menjelajahi semua kemampuannya. Kali ini saya mencoba aplikaki WordPress yang bisa digunakan untuk update &#8230; <a href="http://www.sulistia.com/2009/06/03/iphone/"><em>Continue&#160;reading&#160;<span class="meta-nav">&#8594;</span></em></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini adalah hari ketujuh iPhone di genggamanku. Keingginan itu akhirnya kesampaian juga, walaupun nyicil. \n\nGadget yg luar biasa. Rasanya saya butuh waktu cukup lama untuk menjelajahi semua kemampuannya. Kali ini saya mencoba aplikaki WordPress yang bisa digunakan untuk update blog wordpress. Tulisan ini saya buat melalui iPhone.\n\nOK, lain waktu saya ulas lagi kemampuan lainnya. Pengen explore lebih jauh lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2009/06/03/iphone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Jalan Bunda</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2009/05/13/selamat-jalan-bunda/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2009/05/13/selamat-jalan-bunda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 00:09:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[anas ngabid]]></category>
		<category><![CDATA[ponjong]]></category>
		<category><![CDATA[sarilah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Adik-adik, sebulan sudah ibu dipanggil Allooh, dipagi seperti ini. Jangan putus doa kita, menjaga nasihat ibu, melanjutkan amal baik ibu dan mewujudkan harapab ibu tentang kita. Semoga&#8221; Begitulah sms dari kakak pertama pagi hari ini. Hari ini, tepat sebulan yang &#8230; <a href="http://www.sulistia.com/2009/05/13/selamat-jalan-bunda/"><em>Continue&#160;reading&#160;<span class="meta-nav">&#8594;</span></em></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&#8220;Adik-adik, sebulan sudah ibu dipanggil Allooh, dipagi seperti ini. Jangan putus doa kita, menjaga nasihat ibu, melanjutkan amal baik ibu dan mewujudkan harapab ibu tentang kita. Semoga&#8221;</p></blockquote>
<p>Begitulah sms dari kakak pertama pagi hari ini. Hari ini, tepat sebulan yang lalu Bunda dipanggil yang maha kuasa. Meminjam istilah <a href="http://www.ahmadmuttaqin.com">kakak ketiga</a> &#8220;Setelah beberapa bulan diuji dengan rasa sakit, wanita perkasa itu akhirnya dipanggil oleh Yang Maha Segala-galanya untuk menghadapNya pada 13 Mei yang lalu&#8221;.</p>
<p>Tidak kurang kami berupaya untuk kesembuhan beliau, dan akhirnya Allah berkehendak untuk memanggilnya.</p>
<p>Pagi itu saya sedang bersiap untuk berangkat ke kantor setelah malam sebelumnya baru saja mendarat di Palembang usai liburan pemilu dan mengunjungi bunda di Yogyakarta. Langsung pagi itu juga saya kembali ke Jogja. Alhamdulillah perjalanan saya dilancarkan. Tetap jam 12 saya bisa mendarat di Yogyakarta, setelah sebelumnya berburu tiket penerbangan Jakarta-Jogja dari terminal A ke terminal F dan akhirnya mendapatkannya 15 menit sebelum take off.</p>
<p>Alhamdulillah, akhirnya saya bisa  mensholatkan dan mengantarkan bunda sampai ke peristirahatannya yang terakhir.</p>
<p>Terimakasih untuk semua rekan-rekan yang telah memberikan dukungan, doa dan bantuan baik materiil maupun non materiil. Semoga perjalanan Bunda menuju sang khalik dilapangkan dan khusnul khatimah.</p>
<p>Selamat Jalan Bunda, doa kami menyertaimu selalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2009/05/13/selamat-jalan-bunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Namanya &#8220;Yashfa Jauhar&#8221;</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2009/01/27/namanya-yashfa-jauhari/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2009/01/27/namanya-yashfa-jauhari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 06:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://255502098</guid>
		<description><![CDATA[Wis lair kang&#8230; Itulah kalimat yang diucapkan Jauhari ketika mengontak saya hari Kamis, Jam 14.20-an tanggal 22 Januari yang lalu. Yah, hari itu, jam 14 lebih sedikit akhirnya si Junior dapat dikeluarkan dengan selamat. Panjangnya 47 cm dengan berat 3,1 &#8230; <a href="http://www.sulistia.com/2009/01/27/namanya-yashfa-jauhari/"><em>Continue&#160;reading&#160;<span class="meta-nav">&#8594;</span></em></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Wis lair kang&#8230;</p></blockquote>
<p>Itulah kalimat yang diucapkan <a href="http://nurudin.jauhari.net">Jauhari</a> ketika mengontak saya hari Kamis, Jam 14.20-an tanggal 22 Januari yang lalu. Yah, hari itu, jam 14 lebih sedikit akhirnya si Junior dapat dikeluarkan dengan selamat. Panjangnya 47 cm dengan berat 3,1 kg. Bagaimanapun cara kamu dilahirkan, semoga menjadi pelita hati.</p>
<p>Siang ini, seusai saya menghabiskan makan siang, ada sms dari Jauhari:</p>
<blockquote><p>Alhamdulillah, Akhirnya fix nama &#8220;Yashfa Jauhar&#8221;. Doakan JUNIOR bisa memberikan sesuatu tanpa harapan imbalan apapun.</p></blockquote>
<p>Sekalipun belum ada rilis versi resmi, nama itu kata <a href="http://nurudin.jauhari.net">Jauhari</a> berarti: &#8220;Bisa menjadi orang yang menjunjung tinggi Risalah Islam&#8221;.<br />
Selamat yo lee&#8230; saiki wis dadi bapak. Dus artinya  Atha udah punya adik dan menjadi Kakak, dan saya musti  siap-siap jika nanti dipanggil Pak Dhe sama Yashfa. <img src='http://www.sulistia.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2009/01/27/namanya-yashfa-jauhari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Durian Labuan Maringgai</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2009/01/06/durian-labuan-maringgai/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2009/01/06/durian-labuan-maringgai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 06:24:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/2009/01/06/durian-labuan-maringgai/</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari yang lalu, Minggu, 3 Januari 2009, saya melakukan perjalanan darat dari Jakarta menuju Palembang. Kebetulan ada rekan kantor di Jakarta yang akan kembali ke Palembang setelah berlibur akhir tahun di Jakarta. Bertiga kami mengawali perjalanan kurang lebih pukul &#8230; <a href="http://www.sulistia.com/2009/01/06/durian-labuan-maringgai/"><em>Continue&#160;reading&#160;<span class="meta-nav">&#8594;</span></em></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua hari yang lalu, Minggu, 3 Januari 2009, saya melakukan perjalanan darat dari Jakarta menuju Palembang. Kebetulan ada rekan kantor di Jakarta yang akan kembali ke Palembang setelah berlibur akhir tahun di Jakarta. Bertiga kami mengawali perjalanan kurang lebih pukul 5.30 pagi dari daerah Slipi. Perjalanan terbilang cukup lancar. Jakarta &#8211; Merak dapat ditempuh kurang lebih 1,5 jam. Pun demikian ketika naik Ferry. begitu sampe Merak telah siap kapal Ferry yang bersandar, sehingga kami tidak banyak membuang waktu di Merak.<br />
Begitu kami berlabuh di Bakahuni, setelah mapir sembentar membuang hajat di SPBU di Bakahuni, kamipun melanjutkan perjalanan. Kami mengambil jalan melalui jalur Lintas Pantai Timur.<br />
Secara umum jalan sudah cukup baik, beraspal HOTMIX mulus. Namun jangan terlena, ternyata di beberapa tempat banyak jalan yang mulai rusak, dan berlubang. Bahkan nampak di beberapa ruas adalah kerusakan lama yang &#8220;belum&#8221; diperhatikan pemerintah.<br />
Jalur Baahuni menuju Pertigaan Labuah Maringgai nampak didominasi warga keturunan Bali/Hindu. Hal ini terlihat di tiap rumah selalu ada Kuil Kecil tempat pemujaan.<br />
Setelah melewati Labuan Maringgai menuju Way Jepara, kami melewati deretan penjual durian. Durian ini menurut informasi dari masyarakat adalah hasil bumi setempat. Durian Labuan Maringgi mereka menyebutnya. Kamipun tidak melewatkan kesempatan jajan buah Durian disini. Harga yang ditawarkan juga cukup menarik menurut kami. Satu buah yaang cukup besar dapat kami tebus 15 ribu rupiah. Padahal buah sebesar itu di Jogja ditawarkan 35 ribu. Ditawar 30 ribu pun nggak dikasih.</p>
<blockquote><p>Ada satu buah durian yang istimewa menurut kami, Buahnya berwarnya Kuning Kunyit. Melihat bentuk buah dan warnanya aja kami yakin enak. Ternyata kami tidak salah duga. Bener-bener mantap menurut rekan seperjalanan saya.</p></blockquote>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/sulistia/3169614589/" title="Duren Mantap by sulistia, on Flickr"><img src="http://farm4.static.flickr.com/3265/3169614589_b0c073a813.jpg" width="500" height="334" alt="Duren Mantap" /></a></p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/sulistia/3169614291/" title="Menjajakan Duren by sulistia, on Flickr"><img src="http://farm2.static.flickr.com/1391/3169614291_b96b03b2e1.jpg" width="335" height="500" alt="Menjajakan Duren" /></a></p>
<p>Sayang, satu buah yang kata mas yang jual &#8220;SAUDARA KANDUNG&#8221;  dari duren Kuning, ternyata duren biasa. Yah mungkin kami juga salah nggak minta dibuka dulu untuk mengecek. Padahal tiga duren yang lain kita buka dulu untuk memastikan rasa dan kualitasnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2009/01/06/durian-labuan-maringgai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Upgrade HDD dan system</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2008/12/20/upgrade-hdd-dan-system/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2008/12/20/upgrade-hdd-dan-system/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2008 04:24:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mac]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://476954268</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah kisah MacBook saya seminggu yang lalu. Setelah lebih 21 bulan menemaniku  dalam aktifitas di kantor maupun di luar kantor, si putih MacBook saya kayaknya perlu di segarkan kembali agar lebih leluasa dan legowo dalan melayani hasrat photographi saya. &#8230; <a href="http://www.sulistia.com/2008/12/20/upgrade-hdd-dan-system/"><em>Continue&#160;reading&#160;<span class="meta-nav">&#8594;</span></em></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah kisah MacBook saya seminggu yang lalu.</p>
<p>Setelah lebih 21 bulan menemaniku  dalam aktifitas di kantor maupun di luar kantor, si putih MacBook saya kayaknya perlu di segarkan kembali agar lebih leluasa dan legowo dalan melayani hasrat photographi saya. Bagaimana tidak, setelah lebih sering motret, kapasitas HD di MB saya cepet sekali berkurang, dan tahu-tahun tinggal tersisa 3 GB. Wuih bahaya nih kalau diteruskan. Bisa-bisa nanti malah ngambek dan nggak bisa nemenin lagi.</p>
<blockquote><p>Akhirnya, setelah ngobrol sama <a href="http://nurudin.jauhari.net">jauhar</a>i, mbak susih di eStore jogja dan buka-buka arsip <a href="http://mac.web.id">MWI</a> dan MCI, dan gogling sana-sini, maka rencanapun disusun. Mulai mendatangkan HDD baru 250 GB dan beli Leopard dari rekan di MWI, jumat sore kemaren operasi di mulai.</p></blockquote>
<p>Setelah melepas HD lama (yang lama saya jadiin HD external) dan memasang HD baru, maka proses instalasi pun dimulai.</p>
<p>Yang pertama saya install tiger dulu di MB saya, menggunakan instalation disk yang dulu disertakan waktu beli MB ini. Nggak sampe 1 jam, proses instalasi tiger selesai. Yang pasti setelah telpon jauhari berkali-kali instalasi sukses. Langsung setelah instalasi tiger dilanjutkkan upgrade ke leopard menggunakan DVD upgrade yang sudah saya beli. Proses instalasi Leopard pun berhasil. Kali ini saya menggunakan opsi upgrade. Setelah instalasi selesai saya coba masuk ke menu Migration Assistant untuk mensikronkan data, setting dan aplikasi yang ada di Tiger saya sebelumnya. Oh yah, HDD lama MB saya jadikan external hardisk. 30 an menit akhirnya migrasi selesai, dan sim salabim saya seperti menemukan Tiger saya dulu di Leopard. Semua setting, email, data iTunes Library di tiger semua sudah ada di Leopard saya. Hanya Corel Photo Paint yang nampaknya harus di reinstall. Luar biasa paman Steve membuat Apple ini. Benar-benar luar biasa. Tak terasa kurang lebih 3 jam Leopard sudah terinstall di HD baru, dan siap digunakan. Thanks buat namesake (movie) yang menemani selama proses instalasi.</p>
<p>Tapi ternyata ini belum selesai. Setelah proses migrasi dll eh jauhari telpon dan bla-bla-bla&#8230; akhirnya leopard saya install Ulang. Kali ini dengan menu clean install. Kata jauhari, kalau dengan menu upgrade maka masih ada &#8220;sampah&#8221; bawaan dari Tiger yang akan mengendap di Leopard. Lebih lanjut dia bilang kalau Clean Install maka kita akan mendapatkan System yang benar-benar fresh di MB. </p>
<p>Akhirnya, Lepoard pun saya install dengan pilihan clean install. Begitu proses instalasi selesai, Leopard langsung langsung menawarkan proses migrasi dari sistem lama. External HD (Ex Tiger) pun saya colokin ke USB dan proses migrasipun berlangsung. Kali ini saya sudah cukup lelah dan mengantuk, sehingga untuk proses migrasi yang kedua ini terpaksa saya tinggal tidur.</p>
<p>Pagi hari, ketika saya bangun disamping saya Leopard Baru sudah siap menemaniku. Pekerjaan selanjutnya adalah update leopard 10.5.5 (combo), update system (iTunes, Quicktime, Firmware, dll).</p>
<p>Dan sekarang terasa Lega kembali HDD MB saya..<br />
Entah nanti, mungkin 250 GB sudah nggak cukup lagi.</p>
<p>Rounddown:<br />
Rabu 10/12/2008 > Beli harddisk baru 250 GB<br />
Kamis 11/12/2008 > Hardisk sampe di Palembang, Beli obeng set (include T-8)<br />
Jum&#8217;at 12/12/2008 > Beli HDD Enclosure, Instalasi Tiger, Leopard and Migrasi<br />
Sabtu 13/12/2008 > Update ke 10.5.5 (combo)<br />
Senin 15/12/2008 > update iTunes, Firmware, Java, Quicktime, dll.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2008/12/20/upgrade-hdd-dan-system/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa sumpahmu?</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2008/10/28/apa-sumpahmu/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2008/10/28/apa-sumpahmu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 10:53:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/2008/10/28/apa-sumpahmu/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, 80 tahun yang lalu para pemoeda dan pemoedi Indonesia (dulu hindia belanda) kumpul-kumpul dalam suatu acara kemduian dkenal dengan Konggres Pemuda II. Berikutnya hari itu kita peringati sebagai Hari Pemuda. Konggres itu diikuti perwakilan-perwakilan dari organisasi-organisasi pemuda yang &#8230; <a href="http://www.sulistia.com/2008/10/28/apa-sumpahmu/"><em>Continue&#160;reading&#160;<span class="meta-nav">&#8594;</span></em></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, 80 tahun yang lalu para pemoeda dan pemoedi Indonesia (dulu hindia belanda) kumpul-kumpul dalam suatu acara kemduian dkenal dengan Konggres Pemuda II. Berikutnya hari itu kita peringati sebagai Hari Pemuda.</p>
<p>Konggres itu diikuti perwakilan-perwakilan dari organisasi-organisasi pemuda yang ada saat itu, diantaranya  Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, PPI, dll. Juga hadir disana waktu itu beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai pengamat, yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie serta Kwee Thiam Hong sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond.  Di Semarang beberapa pemuda keturunan Arab di Indonesia yg diprakarsai oleh AR Baswedan juga mengadakan kongres di Semarang dan mengumandangkan Sumpah pemuda keturunan arab.</p>
<p>Pada waktu itu, diperdengarkan lagu &#8220;Indonesia Raya&#8221; karya Wage Rudolf Supratman yang dimainkan dengan biola (dimainkan dengan biola saja atas saran Sugondo kepada Supratman) sebelum acara ditutup. Lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Konon itu adalah pertama kali lagu Indonesia Raya yang kemudian dijadikan lagu kenegaraan kita pertama kali diperdengarkan. Kongres ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia.</p>
<p>Mari kita liat lagi sumpah yang diucapkan dari versi aslinya:</p>
<blockquote><p>PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.<br />
KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.<br />
KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.</p></blockquote>
<p>Sekarang, 80 tahun setalah sumpah itu pertama diucap dan dikumandangkan, apa sumbangsih para pemuda buat negeri ini?</p>
<p>Lantas bagaimana dengan sumpahmu kawan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2008/10/28/apa-sumpahmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

