<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
		xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Sulistia Blogs &#187; ramadhan</title>
	<atom:link href="http://www.sulistia.com/tags/ramadhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sulistia.com</link>
	<description>Rahmad Budi Sulistia &#124; Life is beautiful</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Aug 2011 15:01:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<copyright>2006-2007 </copyright>
	<managingEditor>sulistia@mac.web.id (Sulistia Blogs)</managingEditor>
	<webMaster>sulistia@mac.web.id (Sulistia Blogs)</webMaster>
	<image>
		<url>http://www.sulistia.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
		<title>Sulistia Blogs</title>
		<link>http://www.sulistia.com</link>
		<width>144</width>
		<height>144</height>
	</image>
	<itunes:subtitle></itunes:subtitle>
	<itunes:summary>Rahmad Budi Sulistia Daily Life</itunes:summary>
	<itunes:keywords></itunes:keywords>
	<itunes:category text="Society &#38; Culture" />
	<itunes:author>Sulistia Blogs</itunes:author>
	<itunes:owner>
		<itunes:name>Sulistia Blogs</itunes:name>
		<itunes:email>sulistia@mac.web.id</itunes:email>
	</itunes:owner>
	<itunes:block>no</itunes:block>
	<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
	<itunes:image href="http://www.sulistia.com/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<item>
		<title>Ramadhan Datang</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2011/08/02/ramadhan-datang/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2011/08/02/ramadhan-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 15:01:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/2011/08/02/ramadhan-datang/</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan datang alam pun riang menyambut bulan yang berkah umat berdendang kumandang azan pertanda hati yang senang hoo&#8230; hati yang gembira hoo&#8230; penuh suka cita Sebulan kita kan berpuasa melawan lapar dahaga kalahkan nafsu rayuan syetan menjadi insan yang taqwa hoo&#8230; hati yang gembira hoo&#8230; penuh suka cita Tarawih dan tadarus bersujud di tengah malam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><br />
Ramadhan datang alam pun riang<br />
menyambut bulan yang berkah<br />
umat berdendang kumandang azan<br />
pertanda hati yang senang<br />
hoo&#8230;<br />
hati yang gembira<br />
hoo&#8230;<br />
penuh suka cita</p>
<p>Sebulan kita kan berpuasa<br />
melawan lapar dahaga<br />
kalahkan nafsu rayuan syetan<br />
menjadi insan yang taqwa<br />
hoo&#8230;<br />
hati yang gembira<br />
hoo&#8230;<br />
penuh suka cita</p>
<p>Tarawih dan tadarus<br />
bersujud di tengah malam<br />
berzikir dan berdoa<br />
menyebut asmaMu ALLAH<br />
dan tak lupa berzakat<br />
sempurnakan kewajiban<br />
mensucikan jiwa<br />
sebagai insan yang fitri</p>
<p>Tarawih dan tadarus<br />
bersujud di tengah malam<br />
berzikir dan berdoa<br />
menyebut asmaMu ALLAH<br />
dan tak lupa berzakat<br />
sempurnakan kewajiban<br />
mensucikan jiwa<br />
sebagai makhluk ALLAH</em></p>
<p>Diatas adalah lirik lagi Ramadhan Datang yang dibawakan penyanyi Jazz Tompi dalam Kompilasi Lagu Rohani. Lirik lagu Tompi cukup pas untuk menggambarkan suasana Ramadhan. </p>
<p>Hari ini kita telah melalui hari kedua Ramadhan 1423 H. Tahun ini saya diberikan kesempatan merasakan suasana di Ramadhan di Kota Medan. Tiga tahun sebelumnya saya lalui Ramadhan di Kota Pempek Palembang. Dari pandangan sekilas dalam dua hari ini, nampaknya susasana Ramdhan lebih terasa di Medan. Terutama untuk waktu-waktu menjelang berbuka. Di Sepanjang Jalan Setia Budi, Dokter Mansyur hingga Ring Road banyak sekali yang menjajakan aneka penganan dan jajanan untuk berbuka. Bahkan di Jalan depan Komplek Masjid Raya Al Maksum digelar tenda-tenda khusus untuk menyemarakkan Ramadhan. </p>
<p>Semoga Ramadhan ini membawa berkah dan membawa kebaikan untuk kita semua. Aamiin.</p>
<p>Semoga    </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2011/08/02/ramadhan-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mudik</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2009/09/16/mudik-2/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2009/09/16/mudik-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 22:51:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Dalam sepekan ini nampak jamaah tarawih di masjid, mushola, langgar dan surau serasa makin sepi. Keramaian nampaknya berpindah ke mall dan pusat perbelanjaan. Dikantor pun demikian. Suasan kerja dipenuhi aura lebaran. Mulai pemberian THR hingga pembagian bingkisan lebaran dari Koperasi dan dari manajeman. Semua ceria. Suara-suara di speaker juga mendadak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Dalam sepekan ini nampak jamaah tarawih di masjid, mushola, langgar dan surau serasa makin sepi. Keramaian nampaknya berpindah ke mall dan pusat perbelanjaan.</p>
<p>Dikantor pun demikian. Suasan kerja dipenuhi aura lebaran. Mulai pemberian THR hingga pembagian bingkisan lebaran dari Koperasi dan dari manajeman. Semua ceria.  Suara-suara di speaker juga mendadak lebih religius. Jika sebelumnya yang mengalun Phill Collins, Queen, Rihanna atau MJ, tapi sekarang yang mengalun Gigi edisi Religi, Opick, Mas Emha dan Mbak Novia, Raihan, atau Hasbi Rabbi-nya Sami Yusuf.  Tidak di kantor, di kampung atau bahkan di &#8220;Fesbuk&#8221; yang dibahas adalah mudik. Dari oleh-oleh, kesibukan persiapan, oleh-oleh, cuti, kapan mudik, persiapan mudik, jalur alternatif hingga harga tiket.</p>
<p>Hari-hari menjelang lebaran kali ini sungguh luar biasa. Pekerjaan tiada habisnya. Semua berebut minta dilayani dan diselesaikan sebelum lebaran. Alhamdulillah beberapa bisa dikejar dan diselesaikan. Namun beberapa yang akhirnya belum terselesaikan nampaknya harus sabar menunggu hingga syawal nanti.</p>
<p>Ramadhan kali ini adalah ramadhan saya yang kedua di Bhumi Sriwijaya. Saya pun merancang perjalanan mudik ke kampung halaman. Tiket sudah jauh-jauh hari dibook. Tinggal menunggu hari pemberankatan esok hari. Menuntaskan rindu kepada keluarga, kerabat dan handai taulan. Ramadhan kali ini saya tidak banyak menyambangani pusat perbelanjaan dan pusat perniagaan. Urusan persiapan lebaran, baju buat anak-anak dan handai taulan sudah diurus istri.</p>
<p>Termasuk golongan manakah kita? Yang sedih akan ditinggal pergi Ramadhan atau yang bergembira karena akan datangnya Idul Fitri? Hanya diri kita sendiri yang bisa menjawab.</p>
<p>Selamat mempersiapkan lebaran dan selamat Mudik (bagi yang mudik). Bagaimana dengan Anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2009/09/16/mudik-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yaa Ramadhan</title>
		<link>http://www.sulistia.com/2009/08/23/yaa-ramadhan/</link>
		<comments>http://www.sulistia.com/2009/08/23/yaa-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 02:25:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sulistia</dc:creator>
				<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sulistia.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini memasuki hari Kedua bulan Ramadhan 1410 H. Semenjak 3 hari menjelang Ramadhan aura ramadhan terasa di situs jejeraing sosial seperti Facebook, Twitter, Plurk dkk.  Status update dan pokok bahasan adalah seputar ramadhan. Mulai bermaaf-maafan, kirim ucapan, hingga membahas menu buka dan sahur. Demikian juga acara televisi, tak ketinggalan iklan televisi. Berbicara soal iklan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini memasuki hari Kedua bulan Ramadhan 1410 H. Semenjak 3 hari menjelang Ramadhan aura ramadhan terasa di situs jejeraing sosial seperti Facebook, Twitter, Plurk dkk.  Status update dan pokok bahasan adalah seputar ramadhan. Mulai bermaaf-maafan, kirim ucapan, hingga membahas menu buka dan sahur.</p>
<p>Demikian juga acara televisi, tak ketinggalan iklan televisi. Berbicara soal iklan ramadhan, ada iklan yang sangat menarik menurutku, yaitu iklan ramadhan pelumas Pertamina. Disana ada syair yang sangat bagus. Mungkin ada rekan yang tahu syair siapakah ini:</p>
<blockquote><p>yaa ramadhan<br />
ketika lelah mendera<br />
berpaling kami menatap cahayamu<br />
semoga bekalku cukup<br />
untuk langkahi lagi getar-getar Mu</p>
<p>yaa ramadhan<br />
setetes ikhlas yang jatuh ketanah<br />
semoga menggoreskan bait-bait surga<br />
dan sudut-sudut jiwa yang halus<br />
melapang dalam  gemang</p>
<p>yaa ramadhan<br />
pulang&#8230;.  aku akan pulang<br />
genapi rindu sejati<br />
dan takkan kubiarkan berlalu<br />
tanpa ikhtiar dijalanmu</p></blockquote>
<p>Ya&#8230; ramadhan memang luar biasa. Ramadhan membuat semua terasa indah. Mario Teguh dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia (TVOne) tadi pagi mengulas tentang kualitas seseorang sebelum, saat dan pasca ramadhan.</p>
<p>Mario Teguh mengatakan bahwa sesungguhnya  Ramadhan adalah pembuktian kualiatas kita sebelum Ramadhan, dan pasca Ramadhan kualitas kita akan meningkat menjadi lebih baik.</p>
<p>Mari bersama reguk indah dan nikmatnya ramadhan, karena puasa adalah keindahan taqwa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sulistia.com/2009/08/23/yaa-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

